Jangan Lupa di Like Ya Sobat

×

Sabtu, 09 November 2013

MAKALAH



LAPORAN
PELAKSANAAN PENDIDIKAN SISTEM GANDA (PSG)
TAHUN PELAJARAN 2012/  2013

ALI AZ SERVISE ELEKTRONIKA





Disusun oleh :

      Nama    : ISSUGIANTO
                                                           Kelas     : 3 elektro 1













SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
SMK YPS PRABUMULIH

                                      JL.Durian No.412 Komperta, Kota Prabumulih 31123

                                                       TELPHONE :(0713) 320112















2013

i

HALAMAN PENGESAHAN

LAPORAN KEGIATAN
PRAKTIK KERJA PENDIDIKAN SISTEM GANDA (PSG)
SMK YPS PRABUMULIH
TAHUN 2012/2013




PEMBIMBING PSG

PEMBIMBING LAPANGAN                       PEMBIMBING SEKOLAH


.................................................       ......................................................
                       

MENGETAHUI

PIMPINAN BENGKEL                                           KEPALA SEKOLAH
                   
   

       ..............................................    ......................................................
                           










ii

KATA PENGANTAR


    Puji sukur kehadirat Allah SWT. Dengan segala kekuasaannya menjadikan kita sebagai mahluk yang paling sempurna di bandingkan mahluk-Nya yang lain. Salawat dan salam senantiasa tetap tercurah kepada baginda kita Muhammad SAW. Kepada keluarganya, sahabat dan seluruh umatnya yang insya Allah kita termasuk salah satu didalamnya.

    Laporan ini saya susun untuk memenuhi nilai selama saya praktek di BENGKEL ALI AZ SERVISE ELEKTRONIKA. Terselesainya laporan ini tidak terlepas dari bimbingan semua pihak. Laporan ini dapat selesai berkat bantuan semua pihak maka dari itu saya ingin mengucapkan banyak terimakasih atas bimbingan selama ini dan tidak lupa juga saya ucapkan terimakasih kepada:
1.    Bapak Ali az, yang telah memberikan kemudahan dalam pelaksanaan PSG                           

2.    Bapak.udin selaku guru di bengkel yang sering memberi masukan
3.    Kakak leng selaku pembimbing di bengkel

4.    Bapak dan Ibu Guru SMK YPS PRABUMULIH.
5.    Semua pihak yang turut membantu dalam pelaksanaan PSG.


    Saya sadar dalam penyusunan laporan ini masih banyak kekurangan sehingga saya sangat berharap koreksi dan bimbingan dari pihak – pihak yang mendukung terselesainya laporan ini.



prabumulih, 3 november 2013



Penyusun










iii

DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN …………………………………………………i
KATA PENGANTAR ………………………………………………………ii
DAFTAR ISI ………………………………………………………………..iii

BAB I        PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang  ……………………………………………..
B.    Tujuan Praktek Kerja Industri ………………………………      
C.    Maksud dan Tujuan Membuat Laporan psg…………...
D.    Metode Pengumpulan Data …………………………………
E.    Sistematika Penulisan Laporan ……………………………..


BAB II            PELAKSANAAN PRAKTIK PENDIDIKAN SISTEM GANDA (PSG)
A.    Gambaran Umum Perusahaan/Instasi ………………………
B.    Waktu dan Tempat Pelaksanaan Praktik pendidikan system ganda(psg)…….
C.    Tata Tertib Pelaksanaan Praktek Kerja Industri ……………
D.    Kopentensi yang diajarkan ………………………………….
E.    Masalah yang dihadapi dan penanganan masalah ………….

BAB III     TINJAUAN PUSTAKA / LANDASAN TEORI

BAB IV        PENUTUP
A.    Kesimpulan …………………………………………………
B.    Saran ………………………………………………………..

LAMPIRAN – LAMPIRAN


BAB I
PENDAHULUAN


A.    Latar Belakang Praktik endidikan system ganda(Psg)
      Setiap siswa lulusan SMK dituntut untuk mempunyai suatu keahlian dan siap kerja karena lulusan SMK biasanya belum diakui oleh pihak dunia usaha / industry. Oleh karena itu diadakan suatu program Pendidikan Sistem Ganda (PSG) agar setiap siswa lulusan SMK mempunyai pengalaman dalam dunia usaha sebelum mamasuki dunia usaha tersebut nyata setelah lulus sekolah.
      Sesuai dengan hasil pengamatan dan penelitian hasil Direktorar Pendidikan Menengah Kejuruan, pola penyelengara di SMK belum secara tegas dapat menghasilkan tamatan sebagimana yang diharapkan. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi pembelajaran yang belum kondutif untuk menghasilkan tenaga kerja yang professional, karena keahlian professional seseorang tidak semata-mata diukur oleh penguasaan unsur pengetahuan dan teknik bekerja, tetapi harus dilengkapi dengan penguasaan kiat (arts) bekerja yang baik. Ada dua pihak yaitu lembaga pendidikan dan lapangan kerja (industry/perusahaan atau instansi tertentu) yang secara bersama-sama menyelenggarakan suatu program keahlian kejuruan.

B.     Tujuan Praktik Kerja pendidikan system ganda(psg)
  Praktik Kerja Industri merupakan penyelenggaraan pendidikan danpelatihan melalui pengalaman kerja pada bidang profesi tertentu untuk para siswa SMK dengan maksud dan tujuan Prakerin adalah sebagai berikut :
1)      Meningkatkan, memantapkan dan memperluas wawasan dan pengetahuan yang sudah diperoleh selama kegiatan belajar di kelas guna membentuk kemampuan siswa sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja yang sebenarnya sesuai dengan program keahlian yang dipilihnya.
2)   Menumbuh kembangkan serta membina sikap profesionalisme yang diperlukan untuk memasuki dunia / lapangan kerja yang sesuai dengan program keahlian yang dipilihnya.
3)   Meningkatkan pengenalan dan kemampuan siswa pada aspek-aspek usaha yang potensial dalam lapangan kerja seperti : Struktur organisasi usaha, assosiasi usaha, Jenjang Karier, Manajemen Usaha, Pelayanan Usaha,Operasi Produksi (baik Jasa maupun Barang) dan lain-lain.
4)      Memberikan kesempatan kepada siswa untuk memasyarakatkan diri pada suasana kerja, seperti sebagai pekerjan/karyawan, usaha mandiri (wirausaha) yang berkaitan dengan disiplin ilmunya.
5)      Meningkatkan dan memantapkan kemampuan siswa dalam penyerapan teknologi baru dari lapangan kerja/industri kesekolah maupun sebaliknya.
6)      Memperoleh masukan dan sebagai umpan balik kinerja pendidikan dengankebutuhan dunia usaha/dunia industri sebagai lapangan kerja, sebagaimanamaksud pelaksanaan program link and match, guna mendapat perbaikandan mengembangkan kesesuaian pendidikan kejuruan.
7)      Meningkatkan, memantapkan dan memperluas wawasan dan pengetahuanyang sudah diperoleh selama kegiatan belajar di kelas guna membentuk kemampuan siswa sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja yangsebenarnya sesuai dengan program keahlian yang dipilihnya.
8)      Menciptakan peluang kerjasama untuk penempatan lulusan (output)sekolah sebagai lembaga pendidikan dan latihan di perusahaan-perusahaanatau industri dan masyarakat.

C.     Maksud dan Tujuan Membuat Laporan
        Maksud dan tujuan laporan ini dibuat untuk memenuhi salah satu syarat kenaikan kelas yang insya Allah dengan baik tanpa kurang satu syarat pun dalam pelaksanaan tersebut, dan sebagai bukti bahwa saya telah melaksanakan dan menyelesaikan kegiatan Pratik Kerja pendidikan system ganda(psg) tanpa membuat kesalahan besar.

D.    Metode Pengupulan Data
      Metode-metode yang digunkan dalam ranka memperoleh bahan untuk pembuatan prgram dan penyusunan laporan adalah sebagi berikut:
1.      Metode Observasi
Metode observasi merupakan metode untuk melaksanakan pengamatan dengan pencatatan data secara langsung. Pengamatan dilakukan pada sistem pengamatan ini dilakuakan agar dapat memahami data-data  yang diperlukan sehingga pada akhirnya nanti akan dapat mengelompokan ke dalam suatu file dengan mudah. Pengamatan di lakukan di dalam   ruang lingkup kerja bengkel ALI AZ servise elektronika

2.      Metode interview
Metode interview merupakan metode untuk melakukan tanya jawab tentang masalah yang di amati dan di anggap belum mengerti bagaimana teknis untuk mendapatkan data. Melakukan wawancara dengan pihak-pihak yang berhubungan langsung dengan elektronika, dalam masalah ini dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan  yang sesuai dengan pembahasan yang akan dibahas.


E.   Sistematika Penulisan Laporan
Dalam penulisan laporan pendidikan system ganda di bagi dalam 5 bab yang trdiri dari:

BAB I : PENDAHULUAN

            Merupakan pendahuluan yang secara umum memberikan gambaran tentang hal-hal yang melatar belakangi laporan ini di laksanakan.
Tujuan penelitian, rumusan masalah, batasan masalah, metodologi sampai sistematika penulisan laporan.

BAB II : PROFIL BENGKEL ALI AZ SERVISE

            Mendeskripsikan tentang profil dari BENGKEL ALI AZ SERVISE. Meliputi sejarah awal berdirinya BENGKEL ALI AZ SERVISE, visi dan misi yang di usung, struktur organisasi BENGKEL ALI AZ SERVISE.

BAB III : TINJAUAN PUSTAKA/LANDASAN TEORI

            Bab ini memberikan uraiansistematis mengenasi literatur yang dipergunakan dalam melakukan penulisan laporan PSG sehingga di peroleh landasan teori yang akurat.

BAB IV : PEMBAHASAN

Menjelaskan tentang uraian unit kerja tempat kerja praktek dan kegiatan kerja praktek.

BAB V : PENUTUP

            Bab ini merupakan bab penutup yang berisi Kesimpulan dan Saran, baik bagi bengkel serivise ali az maupun bagi SMK YPS PRABUMULIH










BAB II
PELAKSANAAN PRAKTIK PENDIDIKAN SISTEM GANDA (PSG)

A.    Gambaran Umum Perusahaan/Instasi
Bengkel ALI AZ servise elektronika
Bengkel ali az servise elektronika menerima berbagai macam perbaikan alat rumah tangga sperti television,sound system,dan lain lain


1.               Sejarah Singkat Tempat Praktik pendidikan system ganda
         Pendiri dari bengkel ali az servise adalah bapak  ali sendiri.beliyau mempunyai banyak koneksi dengan     bengkel bengkel sesama servise elektronika di prabumulih dan juga  sama penjual komponen-komponen elektronika


2.       Waktu dan Tempat Pelaksanaan Praktik Kerja Industri
       Di mulai dari tanggal 22 juli sampai tanggal 03 oktober
       Jam masuk mangang dari jam  07:00 wib pagi sampai jam 05:00 sore
       Hari sabtu dan minggu libur


3.       Tata Tertib Pelaksanaan Praktek pendidikan sistem ganda
Dating tepat wktu pada tanggal yang telah di tentukan
Bila melanggar kena sangsi
      

4.       Kopentensi yang diajarkan
§  Perbaikan pada pesawat television(CRT)
§  Perbaikan pada sound system
§  Kipas angin
§  Rice coker(penanak nasi)
§  Dvd video
§  Receiver parabola
§  dll











5.       Masalah yang dihadapi dan penanganan masalah
Masalah yang sering di hadapi pada peralatan rumah tangga seperti KIPAS ANGIN adalah mati total,dan mesin dalam keadaan hidup tapi tidak berputar(bisanya kipas akan bergetar)

§  Kalau mati total kita cek kabel steker ke ac dalam keadaan baik atau tidak kalau dalamkeadaan rusak ganti yang baru
Selanjutnya kita cek di tegangan dri PLN ada apa tidak arus yang mengalir (standar PLN 220V)  selanjutnya cek fuse(sekring) putus apa tidak ,cara mengetes nya menggunakan multitester analog maupun digital di skala x1 atau x10 ohm jika jarum ohm meter tidak bergerak sudah di pastikan fusenya rusak segera ganti baru atau di sambung langsung (sebaiknya di pasang fuse supaya jika ada arus singkat atau beban lebih fuse akan putus
§  Tidak berputar tapi ada suara getaran di motor listrik
Berati rotor dalam keadaan tidak baik(berkarat) lumasi
Atau cek kapasitor cara mengetes kapasitor bisa menggunakan multitester analog maupun digital dalam skala x1 dan x10 ohm atau bisa langsung mengetes ke sumber ac

6.       Alat dan Perlengkapan



ALAT
·         Multitester Analog/Digital
o   1.Ohm-meter
o   2.Amper-meter
o   3.Voltmeter
·         Obeng (+),(-)
·         Tespen
·         Timah
·         Kunci pas/ring
·         ObengTracker
·         Palu
·         AVO meter
·         Megger/insulation
·         MULTI Tester
·         Solder
·         Tacho meter
·         Sikat
·         Kawat











PERLENGKAPAN
·         Kawat email
·         Kertas prispan/insulation paper
·         Lak/insulation laquer
·         Selongsong (slove)
·         Kertas gosok
·         Kabel NYAF
·         Pelumas/grace
·         Kuas
·         Timah/tinnol





BAB III
 TINJAUAN PUSTAKA / LANDASAN TEORI
Elektronika adalah ilmu yang mempelajari alat listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel bermuatan listrik dalam suatu alat seperti komputer, peralatan elektronik, termokopel, semikonduktor, dan lain sebagainya.
Ilmu yang mempelajari alat-alat seperti ini merupakan cabang dari ilmu fisika, sementara bentuk desain dan pembuatan sirkuit elektroniknya adalah bagian dari teknik elektro, teknik komputer, dan ilmu/teknik elektronika dan instrumentasi.
Alat-alat yang menggunakan dasar kerja elektronika ini disebut sebagai peralatan elektronik (electronic devices). Contoh peralatan (piranti) elektronik ini: Tabung Sinar Katode (Cathode Ray Tube, CRT), radio, TV, perekam kaset, perekam kaset video (VCR), perekam VCD, perekam DVD, kamera video, kamera digital, komputer pribadi desk-top, komputer Laptop, PDA (komputer saku), robot, smart card, dll.






BAB IV
PEMBAHASAN
MASALAH YANG SERING DI HADAPI DI KIPAS ANGIN


1.MATI TOTAL (MATOT)

1. Copot kabel power kipas angin terlebih dahulu dari sumber arus / colokan yang mengarah ke sumber arus PLN.

2. Cek dulu kabel power kipas angin.
Kabel power merupakan penghubung utama antara peralatan listrik dengan sumber tegangan atau sumber listrik PLN. Kerusakan yang paling sering terjadi pada kabel power adalah rusaknya kepala jack kabel, bagian kabel di gigit tikus. kerusakan ini bisa langsung terlihat tanpa membutuhkan alat bantu lainnya. Namun, untuk kabel power yang putus didalam kita harus mengggunakan alat bantu multitester maupun AVO meter.

3. Cek koneksi panel pada saklar pengatur kecepatan kipas angin.
Bila Kabel power masih dalam kondisi bagus, pemeriksaan berlanjut ke komponen selanjutnya yaitu saklar kecepatan atau speed switch. Kerusakan yang sering terjadi pada komponen ini adalah titik kontak yang sudah bengkok atau los / aus sehingga ketika saklarnya di tekan akan balik lagi. Cek dengan multitster.

4. Cek bagian Koneksi kabel antara kabel kecepatan / bagian yang menempel pada sakalar dengan kabel yang menuju listrik langsung ( kebanyakan berwarna hitam atau putih ) jika kipas angin belum pernah dibongkar.Pada panel bagian Saklar speed / kecepatan akan terlihat 4 buah kabel yang berasal dari trafo kumparan atau motor kipas angin. 3 kabel untuk jalur pengatur kecepatan kipas angin dan 1 kabel untuk jalur menuju sumber arus listrik.Sedangkan untuk kipas angin yang hanya 2 speed kabelnya hanya ada 3 buah yaitu 2 buah untuk pengatur kecepatan dan 1 buah untuk menuju jalur sumber arus listrik PLN.Kabel tersebut harus menunjukkan hubungan langsung ketika diukur menggunakan multitester.

Cara pengetesannya adalah potong terlebih dahulu tiap kabel tersebut dari sambungan pada saklar, enaknya potong dibagian tengah kabel biar mudah menyambungnya jika sobat tidak punya solder. atur posisikan saklar multitester pada X1 atau x10, lalu tempelkan ujung kabel pengukur multitester warna merah atau hitam pada kabel yang berasal dari trafo / kumparan kipas angin tersebut secara bergantian. Jika trafo / kumparan kipas angin dalam kondisi bagus maka jarum multiester akan bergerak kekanan menunjukan koneksi.

Jika ada salah satu kabel yang dikukr ternyata tidak terhubung, itu menandakan ada kerusakan di bagian kumparan. Yang paling sering terjadi adalah pada bagian kabel yang terhubung ke kabel power listrik ( warna putih atau hitam ).

Bila ini yang terjadi kemungkinan yang putus adalah Thermofuse ( bentuknya kecil seperti resistor ) sering disebut sekering. posisinya tertutup  bungkus kabel warna hitam dan berada pada kabel power langsung. Jika tidak kemungkinan kawat kumparannya / trafo kipas angin ada yang putus di bagian tengah.Nah jika 100% kerusakan bagian kumparan trafo, ini bagian sulit yang tidak bisa diperbaiki sendiri harus dibawah keagen layanan servis sesuai merk kipas angin sobat, untuk
diperbaiki atau diganti.

5. Cek kapasitor kipas angin.
Kejadian yang sering banyak dialami adalah Kipas Angin berputar lambat, kondisi begini menandakan Kapasitor yang mulai melemah, rusak bahkan mati. Ukuran Kapasitor pada Kipas Angin bervariasi antara 400V /1,8 uf hingga 400V / 2,5 uf. Bentuknya kotak hitam seperti korek api kayu dan terletak dibagian belakang tutup kipas angin.Untuk pengecekannya rada cukup lihat kondisi, jika seperti melembung / membengkak / pecah dipastikan cuma kapasitor ini yang rusak, lepaskan lalu beli di toko yang jual spare part elektronik harganya murah sekitar Rp.4500 Rp.sd 10.000, pasang dengan yang baru.

Demikian tips cara memperbaiki kipas angin yang mati total ( matot ), tips admin dapat dari teknisi resmi Maspion dantelah dicoba sendiri dan berhasil. Semoga berguna, "Tidak semua hal didunia ini harus dibayar dengan uang, memberi akan lebih baik daripada menerima"


2.Cara Service Kipas Angin yang Tidak Berputar dan Berdengung :
  1. Bongkar kerangka kipas angin beserta baling balingnya. Serta buka baut yang mengikat kerangka gulungan/spul kipasangin secara perlahan dan hati2 jangan sampai kabel penghubung dengan gulungan terputus, karena akibatnya bisa fatal bila anda tidak bisa menemukan / menyambung kembali kabel yang putus.
  2. Lepaskan bearing dari rumahnya, dan coba perhatikan apakah benar telah terjadi ke-ausan pada liner bearing tersebut jika benar, berarti bearing harus diganti. bearing ini banyak dijumpai di pasaran dan harganya pun relatif murah.
  3. Setelah bearing diganti, sebelum kita menutup kembali (merakit kipas) tidak ada salahnya jika kita bersihkan semua kotoran yang menempel, caranya dengan menggunakan tiner atau bensin tapi jangan lupa sebelum dirakit harus kering dari bensin atau tiner. Yang paling utama adalah Bersihkan as kipas angin dengan kain yang bersih, kemudian berikan sedikit baby oil atau paslin (jangan terlalu banyak dan hanya asnya saja) yang terpenting permukaan as yang berhubungan langsung dengan laher/bearing terlumasi.
  4. Setelah semuanya bersih dan dirangkai, kipas siap di coba.








BAB V
PENUTUP


A.    Kesimpulan
1.      Kegiatan PSG sangat bermanfaat bagi para siswa-siswi khususnya siswa-siswi SMK YPS PRABUMULIH. Dengan adanya kegiatan prakerin siswa di tuntut untuk mempunyai sikap mandiri dan mampu berinteraksi dengan orang lain sehingga siswa diharapkan dapat memiliki keterampilan serta wawasan yang tinggi.
2.      Prakerin merupakan kegiatan praktek di luar jam sekolah yang bekerja sama dengan masyarakat atau instansi, sehingga siswa-siswi dapat berlatih untuk mampu bergaul dan bekerja sama dengan masyarakat luar.
3.      Prakerin dapat menunjang siswa untuk menjadi tenaga kerja menengah yang ahli dan professional dalam bidangnya yang mampu memenuhi pasar nasional atau bahkan internasional. Dengan begitu siswa- siswi akan mempunyai sikap yang akan menjadi bekal dasar pengembangan diri secara berkelanjutan dan dapat mengamalkan apa yang telah di perolehnya, dalam kehidupan sehari-hari.


B.     Saran
Beberapa hal yang kami temukan di lapangan saat pelaksanaan PSG yang sebagian kecil justru tidak kami temukan saat mengikuti pembelajaran di kelas. Terkait dengan ini kami ajukan beberapa saran antara lain:
1.      Sekolah perlu memberikan penekanan pada penguasaan keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi di dunia kerja. Dengan demikian kami peserta PSG dapat mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh secara maksimal.
2.      Sekolah perlu memberikan penekanan pada masalah budaya kerja yang berlaku pada instansi pemerintah maupun swasta. Dengan demikian apabila siswa melakukan Prakerim pada sehingga pada instansi dimaksud, para siswa akan dapat menyesuaikan diri dengan mudah. Demikian Laporan PSG ini kami sampaikan, semoga bermanfaat bagi pembaca, khususnya siswa-siswi SMK YPS PRABUMULIH